News
Buka Inabuyer Expo 2025, Menteri UMKM: Ini Upaya Pemerintah Bendung Produk Luar Negeri Masuk RI

JAKARTA – Kegiatan Inabuyer B2B2G Expo 2025 resmi digelar mulai hari ini, 23 Juli 2025. Ini merupakan gelaran Inabuyer ketiga setelah sebelumnya sukses diselenggarakan pada 15-17 Mei 2024.

Diketahui, Kementerian Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) bersama dengan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) kembali menyelenggarakan pameran Inabuyer B2B2G Expo 2025 pada 23-25 Juli.

Pameran tersebut memberikan kesempatan UMKM untuk memperluas pasar dan menaikkan kelas dari produknya.

Menteri Usaha Mikro, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan, kegiatan Inabuyer B2B2G Expo 2025 merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengamankan dan menjaga derasnya arus barang masuk dari luar.

Inabuyer B2B2G Expo 2025 bertujuan untuk menciptakan peluang kerja sama antara produsen lokal dengan pembeli dari sektor Business-to-Business (B2B) dan Business-to-Government (B2G).

“Untuk mengamankan dan menjaga derasnya arus-arus barang masuk dari luar itu salah satu bentuknya adalah event Inabayer ini,” ujar Maman dalam pembukaan Inabuyer B2B2G Expo 2025 di Gedung Smesco, Jakarta, Rabu, 23 Juli.

Maman menerangkan, kegiatan itu juga menjadi salah satu bentuk implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 2021.

Beleid itu mewajibkan kementerian/lembaga, pemerintah pusat hingga pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan pengadaan dengan produk dalam negeri sebesar 40 persen.

Oleh karena itu, beleid tersebut dapat memberikan perlindungan, pembinaan serta membuka ruang sebesar-besarnya kepada para UMKM untuk bisa berpartisipasi dan menjadi tuan ataupun raja di tanah sendiri.

Pada 2024 lalu, kegiatan tersebut berhasil membukukan transaksi mencapai senilai Rp1,58 triliun atau naik 57 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yakni Rp1,003 triliun.

Sementara untuk tahun ini, kegiatan tersebut diikuti oleh 107 buyer dan supplier.

Maman pun menargetkan transaksi pada tahun ini mencapai Rp3 triliun.

“Artinya Rp3 triliun itu semoga bisa menjadi target kami. Yang terpenting bagi saya adalah bahwa pencapaian kemarin itu menjadi tolak ukur dan tentunya pada tahun ini harus bisa lebih dari tahun kemarin, karena itu menjadi salah satu ukuran atau indikator bagi kami semua,” tuturnya.

Berbagai agenda menarik akan hadir dalam acara itu, termasuk business matching, pameran produk unggulan lokal dan UMKM, diskusi panel, talkshow serta penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan kontrak kerja sama antara UMKM dengan berbagai pihak.

Selain itu, penghargaan Inabuyer Award juga akan diberikan kepada pengusaha, kementerian/lembaga, BUMN dan swasta yang menunjukkan inovasi dan kontribusi signifikan dalam mendukung produk dalam negeri.

Source: https://voi.id/ekonomi/497955/buka-inabuyer-expo-2025-menteri-umkm-ini-upaya-pemerintah-bendung-produk-luar-negeri-masuk-ri

Bagikan berita ini:

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest